27 April 2023

Jangan Sepelekan Air Hujan Yang Menempel di Kaca Mobil

Jangan Sepelekan Air Hujan Yang Menempel di Kaca Mobil

Air hujan mengandung asam yang dapat membuat kaca mobil Anda bisa berjamur. Jamur dapat tumbuh dengan baik apabila mobil sering berada pada situasi yang membuat mobil lembab dan kotor. Kaca mobil yang terkena hujan terus menerus harus dirawat dengan benar. Maka dari itu, perawatan kaca mobil amat penting kalau sang pemilik ingin terus nyaman dan aman ketika menggunakannya.

Terdapat banyak cara untuk menanggulangi perkembangbiakan jamur pada kaca mobil, salah satunya adalah dengan cairan pembersih jamur. Sayangnya, masyarakat masih kurang tahu mengenai kondisi tertentu dimana cairan pembersih jamur tidak boleh diaplikasikan di kaca mobil mereka.

Keberadaan jamur akibat air hujan itu dapat terjadi lebih cepat, apalagi bila tak langsung dibersihkan atau dibiarkan kering sendiri oleh sinar matahari.

1. Merusak Kualitas Cat

Selain jamur, air hujan yang tak segera dibersihkan juga dapat menyebabkan korosi. Korosi adalah perubahan warna yang terjadi akibat zat kimia dari air hujan, kondisi ini secara tak langsung dapat berdampak pada warna cat mobil. Warna mobil bisa berubah menjadi lebih kusam dan pudar dari sebelumnya. Bahkan, dapat menimbulkan karat.

2. Bodi Tergores dan Karat

Hujan yang mengandung asam akan membuat cat mobil kita tergores. Karena goresan tersebut nantinya cat mobil kita akan mengalami banyak kerusakan atau pun cacat.

Ada beberapa cara untuk menghilangkan jamur kaca mobil:

1. Glass Cleaner

Cara menghilangkan jamur di kaca mobil yang pertama dapat menggunakan alat bernama glass cleaner. Pembersih khusus kaca mobil ini biasanya berupa cairan kental dan pekat. Glass cleaner tidak hanya membersihkan kaca, tetapi juga memberikan kilau optimal. Dengan begitu Anda akan mendapatkan visibilitas yang baik sekaligus kaca yang mengkilap seperti baru.

2. Pembersih Kaca Akuarium

Pembersih kaca akuarium wujudnya cair dan relatif lebih mudah diratakan ketimbang pembersih khusus kaca mobil. Untuk aplikasi pembersih kaca akuarium ini tidak bisa sembarangan. Tidak lama setelah menggosok kaca dengan pembersih akuarium, bekasnya harus segera dibilas air. Jangan biarkan mengering di permukaan kaca, karena pembersih akuarium ini bila sudah kering bakal meninggalkan bercak. Cairan ini juga berpotensi menimbulkan rasa gatal apabila terkena pada kulit. Pada saat membersihkan sangat dianjurkan melindungi diri dengan sarung tangan latex.

3. Pasta Gigi dan Alkohol

Cara membersihkan jamur di kaca mobil yang terakhir bisa menggunakan kombinasi antara pasta gigi dan alkohol. Bahan rumah tangga ini hampir pasti tersedia dimanapun. Memang, kombinasi pasta gigi dan alkohol hasilnya tidak sebaik cairan glass cleaner, namun bisa jadi alternatif untuk mengikis jamur kaca. Alkohol 50-90 persen merupakan bahan pembersih kaca gaya lama yang masih efektif. Sementara itu, pasta gigi berwarna putih (non gel) merupakan salah satu cairan pembersih alternatif yang cukup handal sebagai cara menghilangkan jamur di kaca mobil. Bila kaca mobil terdapat bercak water spot dan jamur, bisa langsung menggabungkan keduanya sebagai bahan untuk membersihkan noda. Pertama, bersihkan kaca dengan alkohol kemudian memakai pasta gigi di titik jamur yang sulit dibersihkan. Basahi kain lembut dengan alkohol kemudian gosokkan untuk membersihkan kaca mobil dari jamur.


Sumber : garasi.id