28 March 2023

Ngantuk saat Berpuasa? Coba 10 Aktivitas ini

Ngantuk saat Berpuasa? Coba 10 Aktivitas ini

Rasa ngantuk dan lemas yang muncul di siang hari, terlebih saat puasa, adalah hal yang lumrah. Hal ini dikarenakan tubuh tengah 'bekerja' dengan energi yang lebih sedikit dari biasanya dan ditambah dengan pola tidur yang terganggu.

Selama bulan Ramadhan, biasanya waktu tidur menjadi terpangkas karena harus bangun sahur di jam-jam sepertiga malam terakhir, apalagi jika tidak dikompensasi dengan tambahan jam tidur.

Maka tak heran ketika puasa Ramadhan akan terjadi peningkatan rasa kantuk akibat stres dan tidur terlalu sebentar.

Berikut cara efektif mengatasi ngantuk saat puasa agar tetap produktif dan ibadah tetap lancar.

1. Atur Jam Tidur

Terlalu sedikit atau terlalu banyak tidur dapat menyebabkan tubuh mengalami lelah, pusing, tak bertenaga, dan memicu ngantuk di siang hari. Penelitian menunjukkan bahwa selain jam tidur, menjaga kualitas tidur juga sama pentingnya.

Jika tidak ada kebutuhan mendesak, hindari tidur larut malam. Tidurlah lebih cepat dari biasanya, atau tidur lepas salat Tarawih sehingga tubuh mendapat cukup istirahat dan bisa bangun sahur tanpa rasa malas dan terhindar dari ngantuk pada siang hari.

2. Mandi Air Dingin

Suhu air yang dingin dapat melancarkan sirkulasi darah dan memberi energi pada tubuh, terutama jika Anda punya problem kesulitan bangun awal.

Air dingin juga dapat mencerahkan kulit dan mengurangi peradangan, sehingga sangat baik untuk mengatasi bengkak yang mungkin muncul di wajah. Sebelum memulai mandi, coba guyur wajah dengan air dingin beberapa kali untuk meningkatkan rasa segar.

3. Usir Ngantuk Dengan Berwudhu

Apabila kondisi tidak memungkinkan untuk mandi, cobalah berwudhu dengan air dingin. Selain merupakan bagian dari ritual pembersihan diri menjelang salat, wudhu juga membuat badan menjadi segar dan rileks.

Mengusap air ke wajah melalui wudhu memberi sinyal perubahan suhu pada tubuh untuk lebih terjaga sehingga Anda dapat berkonsentrasi kembali pada pekerjaan. Selain itu, membasuh air di bagian lain seperti lengan dan kaki dapat meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mampu mengirimkan oksigen dan nutrisi ke seluruh sel-sel tubuh.

4. Lakukan Perenggangan Sederhana

Ketika sudah mulai ada tanda-tanda mengantuk, cobalah beristirahat dan lakukan peregangan sederhana untuk melemaskan otot-otot Anda agar tak kaku.

Anda juga bisa membuat tubuh bergerak seperti berjalan selama beberapa menit sembari menghirup udara segar. Cara ini memperlancar aliran darah dan meningkatkan asupan oksigen ke otak sehingga mengusir rasa kantuk.

5. Latihan Pernafasan

Terdapat 3 praktik dasar yang paling penting dan bisa dimanfaatkan untuk mengatasi rasa kantuk, antara lain dimulai dari menarik napas melalui hidung, hirup napas dalam-dalam dengan menggunakan diafragma, kemudian bernapaslah dengan perlahan.

Menerapkan teknik bernapas ini sebenarnya baik jika sering dilakukan agar meningkatkan kualitas dan kapasitas oksigen yang masuk dalam tubuh.

Melansir Healthline, jika Anda bernapas ala kadarnya tanpa diselingi dengan tarikan napas dalam dan perlahan, maka semakin sedikit oksigen yang mencapai sel, otak, dan hati.

Keterbatasan oksigen ini mengakibatkan organ-organ ini kesulitan menjalankan fungsinya.

Tak cuma itu, berlatih pernapasan dapat menstabilkan tekanan darah dan detak jantung, serta mengurangi stres. Manfaat-manfaat ini berguna dalam menjaga Anda tetap fokus dan berenergi. Terapkan teknik bernapas ini pada saat berzikir, salat, menyiapkan makanan untuk berbuka, atau melakukan pekerjaan rutin.

6. Ubah Suasana Meja Kerja

Jika Anda pekerja kantoran, biasanya akan menghabiskan waktu duduk di balik meja dan menatap layar komputer sepanjang hari. Ini tentu bisa membuat mata lelah sehingga memicu rasa kantuk. Selain itu, aktifitas dan suasana yang monoton juga memicu bosan dan cepat ngantuk. Coba ubah sedikit suasana meja kerja Anda agar pikiran tetap tajam dan fokus.

Bisa dengan menata peralatan kerja supaya lebih rapi, menambah foto-foto liburan bersama orang tersayang, atau sekadar mengubah tampilan desktop dengan tema pemandangan atau pepohonan hijau agar mata lebih rileks dan terhindar dari stres.

7. Mengobrol

Mengembalikan energi dan kewaspadaan bisa dimulai dengan hal sederhana seperti berbincang sejenak. Mulailah obrolan dengan topik yang menarik seperti film yang baru dirilis, kegiatan favorit yang dilakukan, atau sesuatu hal yang merangsang mental seperti politik atau soal pekerjaan.

Tapi hindari mengobrol hal yang menjurus pada ghibah karena tentunya akan mengurangi pahala puasa Anda. Mengalihkan perhatian dengan mengobrol dapat membantu mengurangi rasa kantuk dan memusatkan kembali konsentrasi yang sempat hilang.

8. Nyalakan Lampu yang Terang

Tubuh kita cepat merespon sinyal dari lingkungan seperti sinar cahaya dan kegelapan. Itu alasannya berada di tempat yang kurang pencahayaan baik itu berasal dari lampu atau sinar matahari membuat lebih cepat mengantuk.

Sebab suasana yang remang memberikan efek menenangkan, sementara cahaya dapat membuat tubuh kita lebih sadar dan waspada, merujuk Sleep Advisor.

Coba tambahkan sumber cahaya, bisa dengan membuka semua korden atau menambah cahaya lampu agar meningkatkan semangat dan memicu kewaspadaan Anda. Cahaya terang dapat memberi sinyal kepada tubuh bahwa ini bukan saatnya untuk bersantai-santai atau 'rebahan' saja selama berpuasa.

9. Coba Olahraga Ringan

Berolahraga sambil berpuasa dapat menyebabkan kadar gula darah rendah, sehingga bisa memicu gejala pusing dan lemas yang berujung pada potensi cedera. Karenanya pilih jenis olahraga dengan intensitas dan risiko rendah seperti berjalan atau yoga.

Gerakan yoga cukup sederhana yakni dengan membungkuk dan bersujud. Postur ini bahkan menyerupai gerakan salat yang dapat mengompresi pembuluh darah sehingga meningkatkan sirkulasi, sekaligus menjadi terapi untuk sakit punggung dan meningkatkan elastisitas persendian.

Jika olahraga ringan ini dilakukan dengan tepat, alih-alih membuat lemas, justru akan memberikan dorongan energi dan terhindar dari kantuk.

Mulai sekarang, coba jadwalkan olahraga ke dalam rutinitas Ramadhan Anda, bisa dilakukan setelah sahur atau sesaat menjelang buka puasa. Serta jangan tinggalkan salat karena setiap gerakannya ternyata bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

10. Tidur Siang

Karena Anda tidak perlu menggunakan waktu istirahat untuk makan siang, Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk tidur siang yang nyenyak.

Tapi jangan kebablasan, cukup tidur siang singkat selama 20 menit setelah salat Dzuhur dapat mengembalikan semangat, pikiran yang lebih segar, dan lebih produktif dalam menjalani aktifitas Anda selama puasa Ramadhan.

Itulah 10 cara mengatasi ngantuk saat puasa. Selama Ramadhan memang tubuh cenderung merasa mudah lelah dan mengantuk. Namun jangan jadikan itu sebagai alasan untuk tidak produktif dan hanya tiduran saja sepanjang hari.

Kendalikan rasa lemas dan mengantuk dengan cara-cara di atas agar ibadah yang dilakukan di bulan suci ini senantiasa mendapat berkah dan pahala berlipat.


Sumber : cnnindonesia.com